1. Mac on stick (Portable macintosh on USB)
Seringkali
kita melihat Linux yang bisa booting melalui flashdisk dan biasanya
live CD. Begitu juga dengan Mac on stick, mengambil konsep yang mirip
dengan live CD. Hanya saja Mac disini memang mempunyai tampilan yang
sangat..sangat..sangat jadul. Tampilannya masih item-putih. Tapi kalau
mau mencoba bagaimana Mac jadul ini, anda bisa download disini.
How to install ?
Walau belum pernah mencoba (kompie rumah lagi rusak) tapi saya mencari
artikel dari internet dan menerjemahkannya ke bahasa Indonesia.
1. Langkah pertama yang jelas adalah mendownload dulu di
sini
Kalau misalkan muncul peringatan error, maka refresh dan pilih direct
link atau mirror. Untuk klik mirror, cari lokasi yang sekiranya terdekat
dengan lokasi anda nge-net.
2. Udah kelar download, klik file downloadan (.zip) dan ekstrak ke USB anda
3. Masuk ke folder Mac-On-a-Stick, drag install1.img lalu jatuhkan di
Mini vMac.exe untuk melakukan penginstalan. (inget loh, kudu di drag and
drop)
4. Ketika installer meminta anda untuk memilih disk mana yang akan
dipakai untuk penginstallan, maka drag and drop hfs24M.DSK kedalam “the
easy install window” (saya gak tau neh, apa ini kolom ketika install
atau di drop di MinivMac.exe ? tapi kayaknya sih, sebuah kolom isian
ketika install deh. Untuk yang disini, coba-coba aja ya bro. Toh,
komputer gak akan bakalan meledak dah
5. Lanjutkan instalasi, drag and drop (Lagi…) file-file yang dibutuhkan installer. Ketika selesai install, restart komputer anda
6. Untuk menggunakannya maka drag and drop lagi file hfs24M.DSK ke file Mini vMac.exe
2. XBlender portable edition
Blender
disini bukan lah hardware untuk bikin juice, tapi ini adalah software
pengolah 3D terkenal dan disebut-sebut sebagai pesaing 3D’s Max.
Daripada harus membeli software yang harga lisensinya kelewat mahal.
Mending gunakan ini. Apalagi aplikasi ini gratis lho.
3. Siteshooter portable edition
Aplikasi
ini mampu membuat screenshoot tampilan web page dan menyimpannya
dengan format gambar. Aplikasi ini menyembunyikan explorer, sehingga
tidak tertangkap dalam gambar.
4. EjectUSB
Terkadang
USB disk menyebalkan, karena Windows anda sulit untuk mengeluarkannya
melalui klik kanan di taskbar (icon USB). Kalau tidak mau susah-susah,
gunakan saja aplikasi EjectUSB yang mampu mematikan program yang
berjalan melalui USB disk (flashdisk) dan men- safe removal tentunya.
5. Ccleaner
Software
pembersih komputer anda dari history internet anda, temporary file
dari zip, rar, WinAce dan media player. Juga sekaligus pembersih untuk
registry anda dari activeX controls, uninstall. Dengan begitu komputer
pun akan berkurang bebannya sehingga kinerja komputer akan menjadi
lebih baik.
6. TweakPDF
Aplikasi
pembaca dokumen PDF. Jadi tidak hanya adobe reader saja yang mampu
menampilkan file dengan format PDF. TweakPDF menurut penulisnya mampu
memodifikasi author (penulis), keyword, title dan sebagainya. Namun
tidak untuk mengedit PDF secara tampilan lho.
7. FreeOTFE
Jika
ada file yang memang ingin disembunyikan dari tangan jahil pengguna
selain anda. Apalagi komputer digunakan lebih dari satu orang alias
milik bersama. Toh, privasi memang harus ada (dan saya yakin, memang
ada). Banyak memang aplikasi yang menawarkan untuk penguncian file atau
penyembunyian saja. Namun, tidak banyak yang gratis.
FreeOTFE salah satu aplikasi portable yang gratis dan menggunakan beberapa metode enkripsi.
8. Universal Viewer Free
Aplikasi
yang satu ini mirip dengan ACDSee yang mampu melihat beragam jenis
file. Tapi tidak seperti ACDSee yang tidak bisa menampilkan file PDF
maupun teks. Aplikasi ini mampu melihat teks dan PDF juga image dan
multimedia seperti audio dan video. Cocok untuk yang kehabisan space
hardisk.
0 komentar:
Posting Komentar